Bawaslu Jepara Ikuti Literasi Pojok Pengawasan Vol. 21, Dorong Penguatan Kader Pengawas Partisipatif
|
Bawaslu Jepara – Bawaslu Kabupaten Jepara mengikuti kegiatan Literasi Pojok Pengawasan Vol. 21 bertajuk “Strategi Menggerakkan Komunitas Kader Pengawas Partisipatif” yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (5/10/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Koordinator Divisi Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Wonogiri, Slamet Mugiyono, serta Koordinator Divisi Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Semarang, Muharom Al Rosyid, sebagai narasumber.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan pentingnya menjaga keberlanjutan kader pengawas partisipatif agar tidak berhenti pada tahap pelatihan dan pembentukan, tetapi mampu berfungsi serta bergerak secara mandiri di tengah masyarakat.
Pengawasan partisipatif merupakan salah satu tugas mandatori Bawaslu. Oleh karena itu, keberadaan komunitas kader perlu terus dikembangkan melalui pemetaan kapasitas, penguatan jejaring, serta pemberian ruang aktualisasi sesuai minat dan kemampuan kader.
Baca Juga : Bawaslu Jepara Perkuat Pemetaan Kerawanan melalui Persiapan Penyusunan IKP
Praktik baik dari Bawaslu Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Semarang turut menjadi contoh dalam menggerakkan komunitas. Di antaranya melalui kegiatan berbasis sekolah, desa pengawasan, pengawasan data pemilih, komunitas berbasis isu, hingga pemanfaatan ruang digital.
Kegiatan juga menekankan pentingnya membangun ekosistem komunitas yang berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur, seperti perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, sekolah, pesantren, organisasi masyarakat, pemerintah daerah, serta komunitas berbasis isu.
Bagi Bawaslu Kabupaten Jepara, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperoleh pengetahuan dan referensi dalam mengembangkan pengawasan partisipatif, khususnya di masa non-tahapan. Penguatan komunitas diharapkan dapat mendorong semakin banyak masyarakat berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi dan kepemiluan.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Jepara juga memperoleh gambaran mengenai pentingnya evaluasi capaian kader, mulai dari terlatih, terbentuk, berfungsi, hingga bergerak, sehingga program pengawasan partisipatif dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.
Penulis: Wahidatun Khoirunnisa
Foto: Ahmad Andredy K.
Editor: Humas Bawaslu Jepara