Lompat ke isi utama

Berita

Gelar Pelatihan Desain untuk Tingkatkan Kapasitas SDM di Masa Non Tahapan

Bawaslu Kabupaten Jepara menggelar pelatihan desain sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di masa non tahapan pemilu.

Bawaslu Kabupaten Jepara menggelar pelatihan desain sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di masa non tahapan pemilu.

Bawaslu Jepara – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Jepara menggelar pelatihan desain sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di masa non tahapan pemilu. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Bawaslu Jepara dan diikuti oleh segenap staf, sebagai bagian dari penguatan kompetensi kehumasan dan publikasi kelembagaan, Rabu (21/1/26).

Pelatihan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Jepara, Sujiantoko, serta Koordinator Divisi Pencegahan, Humas, dan Hubungan Antar Lembaga (P2H), Ali Purnomo. Kehadiran pimpinan ini menegaskan komitmen Bawaslu Jepara dalam mendorong peningkatan kualitas SDM, khususnya di bidang komunikasi visual dan pengelolaan konten informasi publik.

Dalam sambutannya, Sujiantoko menyampaikan bahwa masa non tahapan pemilu harus dimanfaatkan secara optimal untuk pengembangan kapasitas internal. “Pelatihan ini menjadi investasi penting bagi peningkatan kualitas layanan informasi Bawaslu Jepara kepada masyarakat. Desain yang baik akan mendukung penyampaian pesan pengawasan pemilu yang lebih efektif, menarik, dan mudah dipahami,” ujarnya.

Hadir sebagai fasilitator dalam kegiatan ini, Staf Humas Bawaslu Jepara, Heni Ernawati, serta Pranata Komputer, Yanu Adhi Hidayat. Keduanya membawakan materi seputar pembuatan konten menggunakan aplikasi Canva, serta pengenalan dasar-dasar kaidah desain, seperti komposisi, pemilihan warna, tipografi, dan konsistensi visual.

Baca Juga : Bawaslu Jepara Ikuti Pojok Pengawasan Bahas Kerawanan Pemilu di Wilayah Perbatasan

Heni Ernawati menjelaskan bahwa penguasaan Canva sangat relevan bagi staf kehumasan dalam memproduksi konten informasi publik secara cepat dan profesional. “Dengan Canva, staf dapat membuat poster, infografis, dan materi publikasi lainnya secara mandiri, tanpa harus bergantung pada aplikasi desain yang kompleks,” jelasnya.

Sementara itu, Yanu Adhi Hidayat menekankan pentingnya memahami prinsip-prinsip dasar desain agar setiap konten yang dihasilkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga komunikatif dan sesuai dengan identitas kelembagaan. “Desain bukan sekadar estetika, tetapi juga soal menyampaikan pesan dengan tepat dan bertanggung jawab,” tuturnya.

Pelatihan berlangsung interaktif dengan sesi praktik langsung, di mana para peserta mencoba membuat berbagai konten publikasi Bawaslu Jepara menggunakan Canva. Para staf tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan, sekaligus berdiskusi mengenai tantangan dan kebutuhan publikasi ke depan.

Koordinator Divisi PHHL, Ali Purnomo, berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dari rangkaian pengembangan kapasitas SDM yang berkelanjutan. “Ke depan, kami akan terus mendorong pelatihan-pelatihan serupa agar kualitas kehumasan Bawaslu Jepara semakin meningkat dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya pelatihan desain ini, Bawaslu Kabupaten Jepara menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan meningkatkan profesionalitas SDM, meskipun berada di luar tahapan pemilu. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat peran Bawaslu Jepara sebagai lembaga pengawas pemilu yang informatif, edukatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Bawaslu Kabupaten Jepara menggelar pelatihan desain sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di masa non tahapan pemilu.

Penulis: Faruq Fahmi Rubeka
Foto: Royyan Haris M.
Editor: Wahidatun Khoirunnisa