Bawaslu Jepara Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi dan Pendidikan Sengketa Pemilu
|
Bawaslu Jepara – Bawaslu Kabupaten Jepara menggelar apel pagi rutin pada Senin (13/7) di halaman kantor Bawaslu Kabupaten Jepara. Apel dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Jepara, Sujiantoko, dan diikuti oleh Anggota Bawaslu Jepara Shohibul Habib dan seluruh jajaran sekretariat.
Dalam amanatnya, Sujiantoko mengajak seluruh peserta apel untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa sehingga dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Ia juga mengingatkan bahwa setiap ujian dan musibah yang dihadapi merupakan bagian dari ketetapan Tuhan yang harus disikapi dengan kesabaran dan keikhlasan.
"Semakin berat ujian yang kita hadapi, semoga semakin menguatkan kita menjadi pribadi yang lebih baik dalam menjalankan amanah dan pekerjaan," ujar Sujiantoko.
Lebih lanjut, Sujiantoko menekankan pentingnya semangat bekerja sebagai bentuk pengabdian dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas kelembagaan. Ia mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga kekompakan dan saling membantu dalam mensukseskan setiap program Bawaslu Jepara.
Menjelang pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik, Sujiantoko meminta seluruh pegawai memberikan dukungan kepada tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) agar proses persiapan dapat berjalan secara optimal.
"Keberhasilan Monev bukan hanya menjadi tanggung jawab tim PPID, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, saya berharap seluruh jajaran dapat saling membantu sesuai kebutuhan," katanya.
Selain itu, Sujiantoko juga menyoroti pelaksanaan Program Pendidikan Kelas Penyelesaian Sengketa Pemilu yang telah resmi dibuka pada Kamis lalu. Ia meminta seluruh panitia untuk mempersiapkan setiap tahapan kegiatan secara maksimal, mulai dari kesiapan narasumber, materi, dokumentasi, hingga teknis pelaksanaan.
Menurutnya, evaluasi terhadap pelaksanaan kelas perdana perlu segera dilakukan sebagai bahan perbaikan untuk penyelenggaraan kegiatan berikutnya.
"Evaluasi penting dilakukan agar kita mengetahui apa saja yang masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan, sehingga pelaksanaan Pendidikan Kelas Penyelesaian Sengketa Pemilu ke depan dapat berlangsung lebih baik, tertib, dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta," pungkasnya.
Penulis: Royyan Haris M.
Foto: Faruq Fahmi Rubeka
Editor: Wahidatun Khoirunnisa