Ngabuburit Pengawasan: Ketua Bawaslu Jepara Ajak Masyarakat Jadikan Ramadhan Momentum Perkuat Integritas Demokrasi
|
Bawaslu Jepara – Ketua Bawaslu Kabupaten Jepara, Sujiantoko, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab sosial, khususnya dalam menjaga kualitas demokrasi. Hal tersebut disampaikannya dalam program "Ngabuburit Pengawasan".
Sujiantoko menekankan bahwa demokrasi yang sehat tidak hanya menjadi beban penyelenggara Pemilu atau lembaga pengawas saja, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat melalui pengawasan partisipatif.
"Masyarakat bukan hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengawas sosial. Dengan partisipasi aktif, kita memastikan setiap proses demokrasi berjalan jujur, adil, dan transparan," ujar Sujiantoko.
Dalam arahannya, beliau memaparkan tiga alasan utama mengapa peran masyarakat sangat krusial:
Perluasan Jangkauan Pengawasan: Keterbatasan jumlah pengawas resmi dapat ditutupi oleh kehadiran masyarakat yang ada di setiap lapisan lingkungan.
Membangun Budaya Anti-Kecurangan: Keberanian masyarakat bersuara dapat meminimalkan praktik politik uang, penyalahgunaan wewenang, dan kampanye hitam.
Meningkatkan Legitimasi Hasil: Pemimpin yang lahir dari proses yang bersih akan memiliki kepercayaan penuh dari rakyat.
Baca Juga : Program Ngabuburit Pengawasan: Kordiv SDM Tekankan Integrasi Nilai Islam dan Etika Kerja Profesional
Sujiantoko juga menggarisbawahi bahwa pengawasan partisipatif sangat sejalan dengan prinsip Islam, yaitu amar ma’ruf nahi munkar (mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran).
"Menjaga kejujuran dalam demokrasi adalah bagian dari tanggung jawab moral kita, baik sebagai warga negara maupun sebagai umat," imbuhnya.
Meski saat ini sedang berada pada masa non-tahapan pemilu, Bawaslu Jepara tetap gencar melakukan edukasi. Menurut Sujiantoko, masa ini justru waktu yang paling tepat untuk memperkuat literasi masyarakat. Beliau merinci beberapa bentuk partisipasi sederhana yang bisa dilakukan:
Menolak tegas politik uang.
Menyebarkan informasi yang benar dan menangkal hoaks.
Melaporkan dugaan pelanggaran jika ditemukan di lapangan.
Mengedukasi keluarga dan lingkungan sekitar tentang integritas demokrasi.
"Demokrasi yang kuat lahir dari masyarakat yang peduli. Melalui program Ngabuburit Pengawasan ini, kami mengajak warga Jepara untuk bersama-sama menjadi garda terdepan dalam menjaga keadilan," pungkasnya.
Penulis: Wahidatun Khoirunnisa
Foto: Royyan Haris M.
Editor: Humas Bawaslu Jepara