Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jepara Dorong Penguatan Pengawasan Data Pemilih Berkelanjutan 2026

Bawaslu Jepara mengikuti kegiatan Pojok Pengawasan bertema “Quo Vadis Pengawasan Data Pemilih Berkelanjutan 2026” yang digelar daring

Bawaslu Jepara mengikuti kegiatan Pojok Pengawasan bertema “Quo Vadis Pengawasan Data Pemilih Berkelanjutan 2026” yang digelar daring

Bawaslu Jepara – Bawaslu Kabupaten Jepara menegaskan komitmennya memperkuat pengawasan data pemilih berkelanjutan dalam kegiatan Pojok Pengawasan bertema “Quo Vadis Pengawasan Data Pemilih Berkelanjutan 2026” yang digelar daring, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Bawaslu kabupaten/kota se-Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta sekretariat dari kedua provinsi.

Dalam arahan pembuka, disampaikan bahwa semangat pemutakhiran data pemilih oleh Komisi Pemilihan Umum harus diimbangi dengan pengawasan ketat di lapangan. Dinamika data seperti pemilih meninggal, pindah domisili, dan alih status menjadi tantangan yang memerlukan sinkronisasi data dan dukungan teknologi yang andal.

Baca Juga : Bawaslu Jepara Siap Sukseskan Ngabuburit Pengawasan 2026, Perkuat Spirit Kelembagaan

Paparan narasumber dari Jawa Timur menyoroti persoalan kualitas dan integritas data, perlindungan data pribadi, keterbatasan infrastruktur, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Transformasi digital dinilai perlu disiapkan dengan regulasi, keamanan siber, dan tata kelola terintegrasi agar transparansi dan hak pemilih tetap terjamin.

Dari sisi teknis, pengalaman pengawasan di daerah menunjukkan masih ditemukannya anomali data seperti NIK ganda, data pemilih meninggal yang belum terhapus, serta pemilih pemula yang belum terdaftar. Strategi uji petik, sinergi dengan instansi terkait, dan pelibatan masyarakat menjadi langkah penting.

Bawaslu Jepara memandang pengawasan data pemilih berkelanjutan harus dilakukan secara konsisten dan kolaboratif guna mewujudkan daftar pemilih yang akurat, mutakhir, dan berintegritas menuju Pemilu 2026.

Penulis: Wahidatun Khoirunnisa
Foto: Ahmad Andredy K.
Editor: Wahidatun Khoirunnisa