Bawaslu Jepara Gelar Podcast "Bawaslu Menyapa": Pemantau Pemilu, Garda Terdepan Demokrasi yang Sering Terlupakan
|
Bawaslu Jepara - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Jepara kembali menghadirkan program podcast "Bawaslu Menyapa" dengan tema "Peran Pemantau dalam Mensukseskan Pemilu" pada Rabu (01/04) di kantor Bawaslu Kabupaten Jepara. Podcast ini menghadirkan narasumber Naufal Misbakhul Afla, salah satu anggota aktif Perisai Demokrasi, organisasi pemantau Pemilu independen yang selama ini berkontribusi nyata dalam menjaga integritas proses demokrasi di wilayah Kabupaten Jepara.
Dalam sesi yang berlangsung penuh diskusi dan keterbukaan ini, Naufal berbagi pengalaman, tantangan, dan harapannya sebagai pemantau Pemilu muda yang terjun langsung ke lapangan.
Berawal dari Kegelisahan, Tumbuh Menjadi Komitmen
Naufal mengungkapkan bahwa keputusannya bergabung dengan pemantau Pemilu Perisai Demokrasi bukan datang secara tiba-tiba. Sejak duduk di bangku sekolah, ia sudah menaruh minat besar terhadap isu kepemiluan. Namun yang benar-benar mendorongnya untuk terjun secara aktif adalah kegelisahan ketika menyaksikan berbagai pelanggaran yang terjadi di sekitarnya.
"Saya sering melihat hal yang seharusnya tidak dilakukan, dan itu membuat saya khawatir dengan masa depan negara. Bergabung di Perisai Demokrasi bagi saya adalah pilihan untuk belajar sekaligus berbuat sesuatu," ujar Naufal.
Tantangan di Lapangan: Bertemu Banyak Karakter, Tetap Mengedukasi
Pengalaman turun langsung ke lapangan pada Pemilu yang lalu menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi Naufal. Ia mengakui bahwa tantangan terbesar bukan sekadar teknis pengawasan, melainkan bagaimana berhadapan dengan beragam karakter masyarakat yang ditemui di setiap sudut.
"Momen paling berkesan adalah saat saya dan rekan-rekan ditolak ketika hendak melakukan pengawasan. Kami dianggap sebagai anggota partai politik. Tapi dengan komunikasi yang baik dan penjelasan bahwa kami hadir untuk menjaga jalannya Pemilu agar berjalan benar, akhirnya mereka bisa menerima," ceritanya.
Baca Juga : Bawaslu Jepara Kawal Rapat Persiapan Rekapitulasi PDPB Triwulan I 2026
Bagi Naufal, kemampuan beradaptasi dan terus memperbaiki diri (improve) adalah kunci bertahan di lapangan. Setiap pertemuan dengan masyarakat menjadi kesempatan untuk memberikan edukasi demokrasi secara langsung.
Pemantau sebagai Pemantik Demokrasi Digital
Naufal juga menyoroti pentingnya pemanfaatan ruang digital dalam gerakan pengawasan Pemilu. Di era derasnya arus informasi, Perisai Demokrasi aktif menggalakkan edukasi melalui platform digital dengan menyasar segmen pemuda.
"Target kami adalah para pemuda agar melek demokrasi melalui informasi digital. Pemantau bukan hanya mengawasi, tapi juga bisa menjadi pemantik — penggerak kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam pemilu," tegasnya.
Ia menambahkan, meski dampak edukasi tidak bisa dirasakan secara instan, namun upaya konsisten untuk mencerdaskan masyarakat pemilih adalah investasi jangka panjang demi suksesnya penyelenggaraan Pemilu yang bersih dan berintegritas.
Koordinasi dengan Bawaslu: Komunikasi Kunci Sinergi
Terkait hubungan dengan Bawaslu Kabupaten Jepara, Naufal menyebut koordinasi yang terjalin selama ini berjalan dengan cukup baik. Perisai Demokrasi senantiasa berupaya menjaga komunikasi yang terbuka dan konstruktif demi memperkuat sinergi pengawasan Pemilu di tingkat akar rumput.
"Harapan saya, komunikasi dan sinergi dengan Bawaslu terus terjalin dengan baik. Dan untuk pemuda serta masyarakat umum — kita harus melek demokrasi. Jangan hanya mengkritisi hasil, tapi ikut andil dalam prosesnya. Karena menjaga kualitas Pemilu adalah tanggung jawab kita bersama."
Naufal Misbakhul Afla, Anggota Perisai Demokrasi
Podcast "Bawaslu Menyapa" merupakan salah satu program komunikasi publik Bawaslu Kabupaten Jepara yang bertujuan mendekatkan lembaga pengawas Pemilu dengan masyarakat luas. Melalui program ini, Bawaslu Kabupaten Jepara menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pengawasan Pemilu yang partisipatif, transparan, dan berakar pada kepercayaan masyarakat.
Bawaslu Kabupaten Jepara mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk turut serta menjaga integritas Pemilu. Karena demokrasi yang sehat adalah milik semua, dan menjaganya adalah kewajiban bersama.
Penulis: Yanu Adhi Hidayat
Foto: Aji Susanto
Editor: Wahidatun Khoirunnisa