Bawaslu Jepara Gelar Rapat Evaluasi Pengawasan Netralitas ASN, TNI, dan Polri pada Pilkada 2024
|
Bawaslu Jepara – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Jepara menggelar rapat evaluasi terkait pengawasan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri pada tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 pada hari ini, Jumat (31/1/2025), di Gedung B Bawaslu Jepara. Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi terkait, termasuk Polres Jepara, Kodim 0719/Jepara, Inspektorat Jepara, dan BKD Jepara.
Ketua Bawaslu Jepara, Sujiantoko, menyampaikan bahwa tahapan Pilkada 2024 telah selesai pada tanggal 14 Januari 2025, ditandai dengan pengusulan pengesahan calon terpilih. Ia juga menyinggung terkait rencana pelantikan bupati terpilih yang masih menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat.
Sujiantoko juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota Pokja Netralitas ASN, TNI, dan Polri atas kerja keras dan dedikasi mereka selama tahapan Pilkada 2024. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan atau kekhilafan dalam pelaksanaan tugas.
"Sampai hari ini, khususnya terkait netralitas ASN, tidak ada penambahan pelaporan. Adapun perkembangan lebih lanjut pada penanganan di instansi masing-masing sampai hari ini kami belum dapat tembusan," ujar Sujiantoko.
Baca Juga : Bawaslu Jepara Umumkan Penyelesaian Tahapan Pilkada 2024, Sisa Dana Hibah Akan Dikembalikan ke Kas Daerah
Kordiv Pencegahan, Parmas, Humas Bawaslu Jepara, Ali Purnomo, menambahkan bahwa meskipun tahapan Pilkada telah selesai, sosialisasi terkait netralitas ASN, TNI, dan Polri harus terus dilakukan secara masif di masing-masing lembaga, terutama di kalangan ASN. Ia juga menyampaikan bahwa Bawaslu Jepara memiliki keterbatasan anggaran untuk sosialisasi, sehingga kerjasama dengan instansi lain sangat diperlukan.
Perwakilan dari Polres Jepara, Masrukin, menyampaikan bahwa pengawasan melekat terhadap anggota Polri tetap dijalankan dengan semestinya. Ia juga berharap agar pelantikan bupati terpilih dapat berjalan aman dan lancar, serta pelaksanaan pemilu dan pilkada yang akan datang dapat berjalan kondusif.
Perwakilan dari Kodim 0719 Jepara, Supriyanto, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah bosan menekankan kepada seluruh anggotanya untuk menjunjung tinggi netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis.
Perwakilan dari Inspektorat Jepara, Nurmandoko, menyampaikan terima kasih atas keterlibatan pihaknya dalam pengawasan netralitas ASN. Ia juga mengakui bahwa masih banyak kasus yang perlu ditangani, sehingga peran serta dari berbagai pihak sangat dibutuhkan.
Perwakilan dari BKD Jepara, Vidia Seftiyani, menyampaikan informasi terkait proses penanganan pelanggaran disiplin ASN di lingkungan Pemkab Jepara. Ia juga menyampaikan bahwa BKD Jepara siap bekerjasama dengan Bawaslu Jepara dalam melakukan sosialisasi terkait netralitas ASN.
Menanggapi berbagai masukan dan informasi yang disampaikan oleh perwakilan dari berbagai instansi, Sujiantoko menyampaikan terima kasih atas progres yang telah dicapai. Ia juga menyampaikan bahwa Bawaslu Jepara akan terus menjalin komunikasi dan kerjasama dengan berbagai pihak terkait, terutama dalam melaksanakan sosialisasi dan pendidikan politik terkait netralitas ASN, TNI, dan Polri.
Penulis: Heni Ernawati
Foto: Royyan Haris M.
Editor: Humas Bawaslu Jepara