Lompat ke isi utama

Berita

Sinergi KPU dan Bawaslu Jepara Jadi Kunci Sukses Pilkada 2024

Anggota KPU Kabupaten Jepara, Siti Nur Wahidatun menjadi narasumber dalam program Bawaslu Menyapa dengan tema  “Menjaga Sinergi dalam memsukseskan Pilkada 2024” dan Ahmad Andredy Kurniawan, Staf Teknis Bawaslu Kabupaten Jepara selaku Host/Moderator.

Anggota KPU Kabupaten Jepara, Siti Nur Wahidatun menjadi narasumber dalam program Bawaslu Menyapa dengan tema  “Menjaga Sinergi dalam memsukseskan Pilkada 2024” dan Ahmad Andredy Kurniawan, Staf Teknis Bawaslu Kabupaten Jepara selaku Host/Moderator.

Bawaslu Jepara – Sinergi antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jepara terbukti menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan Pilkada 2024 yang berjalan aman, jujur, adil, dan berintegritas. Hal tersebut disampaikan Anggota KPU Kabupaten Jepara, Siti Nur Wahidatun, dalam program Bawaslu Menyapa dengan tema  “Menjaga Sinergi dalam mensukseskan Pilkada 2024” pada Rabu (11/2). Menurutnya, sinergi bukan sekadar kerja sama formal, tetapi kolaborasi strategis yang dibangun sejak awal tahapan hingga penetapan hasil pemilihan.

“Sinergi adalah kerja sama yang disertai koordinasi. Jika dijalankan dengan baik, dampaknya jauh lebih besar dibandingkan bekerja sendiri-sendiri,” ujar Siti.

Ia menjelaskan, sinergi nyata terlihat pada seluruh tahapan Pilkada, khususnya dalam proses pemutakhiran data pemilih, mulai dari penerimaan DP4, pencocokan dan penelitian (coklit), hingga penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Seluruh proses tersebut dilakukan dengan koordinasi intensif bersama Bawaslu, termasuk turun langsung ke lapangan.

Sinergi juga terjalin dalam pembentukan lokasi khusus, pendaftaran dan verifikasi pasangan calon, hingga verifikasi administrasi berkas. Bahkan, KPU bersama Bawaslu melakukan pengecekan langsung ke luar daerah untuk memastikan keabsahan dokumen calon.

Menurut Siti, ujian terberat sinergi terjadi pada hari pemungutan dan penghitungan suara. Namun, berkat komunikasi dan koordinasi yang sudah terbangun sejak awal, potensi gesekan di lapangan dapat diminimalkan.

“Koordinasi yang kuat membuat seluruh tahapan berjalan lancar, termasuk saat puncak pemungutan suara,” jelasnya.

Baca Juga : Selasa Menyapa Bahas Mantan Terpidana dalam Pusaran Pencalonan pada Pileg 2024

Ia juga mengapresiasi peran Bawaslu dalam melakukan pencegahan pelanggaran melalui edukasi, sosialisasi, pemetaan kerawanan, serta pemberian imbauan dan saran perbaikan.

“Pencegahan sangat efektif untuk menjaga kualitas demokrasi dan meminimalkan potensi pelanggaran,” tambahnya.

Keberhasilan sinergi ini menjadikan Jepara sebagai salah satu daerah paling kondusif di Jawa Tengah. Bahkan, Jepara mampu menggelar tiga kali debat pasangan calon dengan aman dan tertib. Ke depan, Siti menekankan pentingnya memperkuat koordinasi lebih awal, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta menyamakan persepsi regulasi antara KPU dan Bawaslu agar kualitas penyelenggaraan Pemilu semakin baik.

Di akhir, ia mengajak masyarakat Jepara untuk ikut berperan aktif menjaga kualitas demokrasi dengan menolak politik uang, tidak mudah percaya hoaks, serta berpartisipasi dalam pengawasan.

“Pilkada bukan hanya memilih pemimpin, tetapi menjaga kualitas demokrasi. Sinergi semua pihak adalah kunci keberhasilan,” pungkasnya.

Penulis: Aji Susanto
Foto: Nurul Khotimatul K.
Editor: Wahidatun Khoirunnisa